Bupati Lahat Geram Pada Pelaku Pembunuhan: Kalau Kau Nak Duit Ngapo Idak Mintak dengan Aku. Kukasih - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 
Saya Siap Mati Demi KebenaranItu harga mati. Saya kira amanah dari agama, bahwa saya sampai kapan pun, sesuatu yang benar harus saya katakan benar. Suatu yang salah adalah salah. Itu harga mati
Saya kira solusinya kita perbaiki moral melalui agama seluruh pimpinan negara ini. Sekarang ini kan orang tidak takut lagi sama Tuhan. Mereka tetap Sholat lima waktu tetapi korupsinya jalan terus. Kalau mereka ketemu daging babi muntah muntah, tetapi aspal dan pasir masuk perutPerbaikan Moral
Saya sekarang hanya bisa mengadu kepada Tuhan. Sampai saya memohon pada Allah, cabutlah nyawa saya jika saya melakukan seperti yang dituduhkan pada sayaSaya Hanya Bisa Mengadu Pada AllahLebih baik kita berpisah demi kebenaran, daripada kita bersatu di dalam kebohongan

Bupati Lahat Geram Pada Pelaku Pembunuhan: Kalau Kau Nak Duit Ngapo Idak Mintak dengan Aku. Kukasih

Addthis

LAHAT - Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'I SE menemui salah satu tersangka pembunuh Suarno alias Giarno (37), Siswanti (34) dan Reza (9) warga Dusun II, Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Lahat.

Dalam kesempatan tersebut Aswari terlihat geram dan sangat menyayangkan apa yang dilakukan tersangka Suwar.

"Kalau kau nak duit ngapo idak mintak dengan aku. Kukasih. Kasihan mereka itu numpang hidup dan selama ini sudah merasa nyaman di Lahat. Lahat selama ini sudah kondusif, aman dan bersahabat kenapa kau cemari lagi," ujar Aswari didampingi Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka SIK di hadapan tersangka Suar, di Mapolres Lahat, Senin (20/6/2016).

Sementara itu, setelah tiga hari melakukan penyelidikan terkait peristiwa pembantaian terhadap satu keluarga, anggota PolresLahat berhasil menangkap kedua pelaku.

 

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol DTM Silitonga saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan pihaknya telah menangkap dua orang dari peristiwa pembantaian satu keluarga tersebut.

"Kita tangkap dua orang tapi seorang di antaranya kita berikan tindakan tegas (tewas) karena sempat berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap," ungkapnya.

Keduanya, dikatakan Silitonga, diamankan dari persembunyiannya di daerah Lampung.

"Keduanya kita amankan setelah berkoordinasi dengan Polres setempat di Lampung," terangnya.

Sumber : tribunnews

 

You are here: Home Hukum Bupati Lahat Geram Pada Pelaku Pembunuhan: Kalau Kau Nak Duit Ngapo Idak Mintak dengan Aku. Kukasih