Berkas Perkara Dipisah, Atut Bisa Kena Hukuman 20 Tahun Lebih

Jakarta - KPK memisahkan berkas perkara Ratu Atut Chosiyah yang terjerat dua kasus, yakni suap sengketa Pilkada Lebak dan korupsi Alkes Banten. Karena sidang yang akan digelar dua kali, Atut bisa dijatuhi hukuman lebih dari 20 tahun penjara.

"Keputusan dari penyidik KPK memisahkan dengan alasan waktu yang tidak cukup untuk menyatukan berkas. Padahal kami sudah pernah menyampaikan surat keberatan karena itu juga diatur dalam KUHAP kan sebisa mungkin berkas itu disatukan agar sidangnya satu kali saja," kata pengacara Atut, Andi F Simangunsong saat berbincang, Rabu (16/4/2014).

Jauhari Tak Takut Ungkap Kasus Korupsi Alquran

JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kitab suci Alquran, Ahmad Jauhari, akan menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
 
Saat tiba di pengadilan Tipikor, mantan Direktur Urusan Agama Islam Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama itu mengaku siap mendengarkan pembacaan vonis dan berharap hakim bisa mengeluarkan putusan yang objektif.

MTI Ajukan Syarat Ketat Jika Hakim Agung Digaji Rp 500 Juta per Bulan

Jakarta - Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki mengusulkan gaji seorang hakim agung Rp 500 juta per bulan agar tidak rentan suap. Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) menyatakan nilai sebesar itu bisa saja diterapkan, namun dengan berbagai syarat.

"Boleh saja hakim agung digaji Rp 500 juta, dengan syarat utama kehidupannya harus tertutup, tidak bisa berinteraksi atau bertemu secara bebas dengan siapa pun," kata peneliti Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) Jamil Mubarok, dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Senin (7/4/2014).

KPK Segera Sita Sejumlah Aset Anas

Jakarta - KPK telah menyita beberapa aset yang berupa tanah dan bangunan milik eks Ketum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. KPK kemudian membuat daftar aset milik Anas ini untuk segera dilakukan penyitaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (11/3/2014), daftar aset milik Anas sudah berada di tangan penyidik. Aset itu pun dalam berbagai bentuk, mulai dari tanah dan bangunan, harta bergerak, serta emas batangan.

KPK Sita Dokumen dari Sekda dan Biro Umum Pemprov Banten

Serang-Sebanyak 51 item dokumen disita penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ir Muhadi dan ruang Biro Umum Pemerintah Provinsi Banten.

Tujuh item dokumen disita dari ruang kerja Sekda Banten dan 44 item lainnya dari Kantor Biro Umum Pemprov Banten. Selain itu, satu unitlaptop dan 3 hardisk eksternal juga disita penyidik KPK.

Robert Tantular Nikmati Rp 2,7 Triliun Dana Bailout Century

Jakarta - Dana Bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun ternyata mengalir ke beberapa pihak. Salah satunya disebut mengalir ke kantong pemiliknya, Robert Tantular.

Dalam dokumen yang diterima detikcom, Kamis (6/3/2014), pemilik Bank Century itu disebut setidaknya telah menikmati uang senilai Rp 2,7 triliun lebih. Uang sebesar itu berasal dari total dana Bailout Rp 6,7 triliun yang dikucurkan oleh LPSK untuk menyelamatkan Bank Century yang disebut sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Referensi Buku

Mereka Menuduh Saya
Mereka Menuduh Saya

     "Saya sekarang hanya bisa mengadu pada Tuhan. Sampai saya memohon pada Tuhan cabutlah nyawa saya jika [ ... ]

Bukan Testimoni Susno
Bukan Testimoni Susno

 Judul diatas dikutip dari judul buku terbitan Gramedia Pustaka Utama yang ditulis oleh IzHarry Agusjaya Moen [ ... ]

You are here: Home