susnoduadji.com - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 

Susno : Pemimpin yang baik mengutamakan kepentingan rakyat

Muara Enim, Kabarserasan.com - Pilkada Sumatera Selatan (Sumsel) masih dua tahun lagi. Namun beberapa nama sudah mulai digadang untuk menjadi calon Gubernur. Salah satunya  adalah Komjend (Purn) Susno Duadji. Namun mantan Kabareskrim ini mengaku tidak ambisius. Yang terpenting baginya Sumsel memiliki pemimpin kredibel yang mampu mensejahterakan masyarakt.

" Kita ngobrol tanpa mendukung satu calon, tetapi menyampaikan wawasan pimpinan kedepan itu seperti apa. Misalnya pimpinan untuk Kabupaten Muara Enim seperti apa, untuk  Sumsel bagaimana ? itu yang penting," kata Susno Duadji kepada Kabarserasan.com di Warung Makan Mang Udi di bilangan Jalan Jend Sudirman Muara Enim, Minggu (14/08/2016).

Susno mengoreksi adanya visi misi yang harus dimiliki seorang calon Gubernur atau Bupati. " Ada yang ingin saya koreksi, kalau mau jadi Gubernur atau bupati tolong bikin visi misi. Menurut saya ini kekeliruan besar," ujarnya.

Menurut Susno, hal ini malah rakyat menggadaikan masa depannya kepada pemimpin. " Ini kan artinya mau nya pemimpin. Jangan donk ini negara demokrasi, maunya rakyat yang diutamakan," tegasnya.

Read more:

"BSD" Desak Susno Duadji Maju Pilgub Sumsel 2018

MUARA ENIM – Sekitar lebih kurang 50 orang Barisan Susno Duadji Muara Enim (BSD Muara enim) yang terdiri dari berbagai element masyarakat, ngopi bareng dengan SD di warung Mang Udin Muaraenim di Jln Sudirman Kabupaten Muara Enim, Minggu 14/8

Dalam suasana santai Susno ngobrol santai salam logat bahasa daerah yang kental, dan menanggapi berbagai pertanyaan Berbagai elesment masyarakat yang tergabung dalam BSD Muara Enim yang mereka dirikan secara sukarela sebagai wujud dukungan agar Susno bersedia dicalonkan sebagai Gubernur Sumsel 2018.

Tahta Amrilah,S.Pd yang aktif di beberapa organisasi kepemudaan di kabupaten muara enim mengatakan dalam kesempatan silaturami dalam bingkai kebersamaan menuju sumsel yang lebih baik, mendesak agar Susno Duadji Maju sebagai Calon Gubernur Sumsel 2018. Sumsel saat ini perlu sosok pemimpin seperti Susno, selain tokoh nasional beliau seorang anak petani yang cerdas dan pemberani kita semua tau karir beliau semasa aktif di kepolisian yang pasti beliau lebih mengerti apa yang saat ini dibutuhkan oleh rakyat.

Lain lagi Indra salah seorang anggota FKPPI Rayon Muara Enim, pertame betemu agak gugup betemu dgn Pak Susno, ternyate lelame ngobrol sambil ngupi rupenye Jenderal Bintang Tige ini asli jeme kite dusun bahase dusun nye masih kental nian, pokoknye kite dukung jeme kite jadi gubernur sumsel 2018

Read more:

Resmi, Susno Duadji Gabung PDIP

Pensiunan bintang 3 Polri, Komjen Purnawirawan Susno Duadji kini telah menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Susno terlihat hadir dalam peringatan peristiwa 27 Juli 1996 di DPP PDIP Jakarta. Susno hadir lengkap dengan jas merah berlambang banteng moncong putih, tanda dirinya telah menjadi bagian dari keluarga besar PDI-P.

Pada kesempatan itu, Susno berujar peristiwa 27 Juli 1996 tidak kunjung selesai kasus pelanggaran HAM nya karena merupakan kasus yang sulit, karena penyelesaiannya tidak hanya hukum, tapi harus membutuhkan komitmen politik dalam menuntaskan kasus yang bersejarah ini.

"Tadi (rapat)  dibahas dari segi materi hukum, dibahas juga komitmen politik dari parpol untuk mendorong penuntasan kasus 27 Juli," ujar Susno di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro 58, Jakarta, Rabu,

Read more:

Zainudin Steind : Apa Yang Kau Cari Susno Duadji ?

JAKARTA – Sebuah Renungan dari H. Zainuddin Steind Gumay, Tokoh Masyarakat Sumsel yang bermastautin di Jakarta, Minggu (26/6).

Memasuki kota Palembang yang sudah sangat kusut itu, kita akan banyak menemui gambar gambar baliho di tempat tempat strategis dengan bermacam macam pesan Politik, diantaranya berbunyi “siap kembali melayani”, “Sayangi Sumatera Selatan”, dan lainnya.

Tetapi begitu kita keluar sedikit kota Palembang, maka kita akan menemui jalan yang belubang, becek dan bahkan rusak berat dan potret potret pembangunan yang masih jauh dari harapan.

Kemudian datang komentar seorang tokoh yang pernah menggoyang Republik ini, dengan mengkritisi keadaan di Sumatra Selatan, baik tentang ekonomi, pasar, pertanian, industri yang rata rata menyentuh kehidupan rakyat kecil, bukan itu saja tetapi juga mengunjungi tokoh tokoh politik, media, tempat ibadah dan lainnya, yang zaman Jokowi disebut “belusukan”.

Di setiap tempat yang dikunjunginya, apakah itu di kereta api, pasar, kaki lima, masjid bahkan di tempat dukapun selalu di todong berphoto untuk berselfie ria.

Dari Media sosial, Hampir masyarakat yang mengetahui kehadiran tokoh satu ini, memberikan harapan, berharap dan menunggu ketegasan dan kepastian apakah tokoh yang selalu mendapat ‘Like’tebilitas atas status media sosialnya ini, akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumsel di pilkada 2018 nanti.

Read more:

Temui Megawati, Susno Duadji 'bersaksi' soal Kudatuli

Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menyambangi kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (27/7) siang. Kehadiran mantan Kabareskrim ini untuk memberikan keterangan mengenai peristiwa 27 Juli 1996 atau sering disebut 'Kuda Tuli' di hadapan kader partai PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, kehadiran Susno dalam memberikan fakta-fakta terkait peristiwa 27 Juli terbilang cukup membangun.

"Pak Susno hadir karena dia memberikan fakta-fakta terkait peristiwa 27 Juli, beliau memberikan tanggapan-tanggapan yang menurut kami cukup konstruktif untuk disampaikan. Bagi mereka siapa saja yang ingin menyampaikan mengenai 27 Juli, kami sangat terbuka untuk itu," kata Hasto kepada awak media di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Rabu (27/7).

Diketahui, PDIP memperingati peristiwa 27 Juli di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Hadir dalam acara tersebut sejumlah politisi PDIP, seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat.

Di sela-sela acara, rupanya ada sosok tak asing hadir dalam peringatan itu. Dia adalah mantan Kabareskrim Komjen (purn) Pol Susno Duadji. Dengan mengenakan jaket merah kebanggaan PDIP, dia hadir sekitar Pukul 12.00 WIB.

Read more:

Susno Duadji: Tito Akan Membuat Polri Disayangi Masyarakat

JAKARTA - Komisaris Jenderal Polisi Tito Karnavian secara resmi diusulkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri. Tito disiapkan menggantikan Jenderal Polisi Badrodin Haiti yang akan memasuki masa pensiun Juli 2016.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji menilai, Tito Karnavian adalah perwira reserse yang ulung dan sukses mengungkap kasus besar antara lain menangkap Hutomo Mandala Putra atau Tommy Suharto terkait kasus pembunuhan hakim agung Syaifuddin.

Tito juga berhasil meringkus pelaku terorisme di Indonesia yaitu Azahari Husin dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur. Maka, karier dan kepangkatan Tito Karnavian begitu cukup gemilang.

"Menurut saya Tito adalah seorang perwira polisi yang cerdas, pintar, loyal, teliti, ramah, santun dan tegas," kata Susno Duadji kepada VIVA.co.id di Jakarta, Sabtu, 18 Juni 2016.

Read more:

You are here: Home