Tokoh Nasional Tolak Impor Pangan - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 

Tokoh Nasional Tolak Impor Pangan

Addthis

JAKARTA (Pos Kota) – Jenderal TNI (purn) Moeldoko menegaskan, pertanian sangat penting dalam sistem pertahan negara. Saat ini pertanian Indonesia tersandera, harus dimerdekakan.

Hal ini dinyatakan Moeldoko dalam acara Forum Orasi Kemerdekaan Indonesia mengangkat tema ‘Merebut Kembali Kemerdekaan Pertanian Indonesia’ di Gedung Joang 45, Menteng, Jakpus, Rabu (31/8).

Moeldoko menegaskan, impor pangan harus dihentikan. Indonesia dengan segala keunggulan yang dimiliki, berpotensi menjadi eksportir pangan. Impor hanya menuruti kemauan sekelompok orang yang rela menghancurkan pertanian nasional demi mengeruk keuntungan pribadi atau kelompok.

“Persoalannya terletak pada kemauan dan keseriusan. Kalau tidak sekarang, kapan lagi Indonesia melepaskan diri dari ketergantungan negara lain,” papar mantan Panglima TNI ini.

 

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Forum Bincang Bindang Agribisnis (BBA) ini sejumlah tokoh hadir, antara lain Komjen (purn) Susno Duadji yang kini jadi petani di Sumsel; Prof. Dr. Maksum Machfoedz (Guru Besar UGM), Dekan Fakultas Pertanian Unsoed Dr. Ir. Anisyur Rosyad, MS; asosiasi petani dan peternak serta pelaku usaha pertanian.

IMPOR = NARKOBA

Susno Duadji juga menilai, impor bukan penyelesaian masalah dan bukan obat mujarab. “Tak ubahnya seperti narkoba. Membuat senang sesaat, bukan menyelesaikan masalah malah membuat masalah baru,” tukas mantan Kabareskrim Polri ini.

Indonesia yang punya lahan luas dan subur, sampai saat ini masih mengimpor bahan pangan.
Ia memaparkan, tahun 2015 Indonesia mengimpor 1,5 juta ton beras, ratusan juta ton singkong, 2,3 juta ton jagung dan bahan pangan lainnya. Ia meminta pemerintah segera mngubah arah politik pertanian yang memihak pada petani. ‘Fungsikan Kementerian Pertanian sebagai pusat politik pertanian, bukan sebagai lembaga pengadaan,” tegas Susno. 

Sumber : poskota

You are here: Home Politik Tokoh Nasional Tolak Impor Pangan