Pemilih tidak Tergantung Parpol, Jokowi-Ahok Tetap Berpeluang - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 

Pemilih tidak Tergantung Parpol, Jokowi-Ahok Tetap Berpeluang

Addthis

JAKARTA--MICOM: Tambahan dukungan dari tiga parpol terhadap pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) tidak memudarkan peluang pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) dalam putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012. 

"Pemilih tidak akan tergantung kepada partai pendukung. Pada pemilihan seperti pemilihan presiden, gubernur, wali kota dan bupati, pemilih akan lebih melihat figur," jelas pengamat politik dari Universitas Indonesia Andrinof Chaniago di Jakarta, Minggu (12/8). 

Menurut Andrinof, tambahan dukungan tiga parpol tidak serta merta membuat suara pasangan Foke-Nara pada putaran kedua bisa mencapai 50%. 

Asalkan, lanjut Andrinof, pasangan Jokowi-Ahok harus konsisten untuk tetap tampil apa adanya karena yang mereka jual adalah kejujuran dan komitmen dalam membangun DKI Jakarta. "Kekhawatiran pasti ada pada kubu Jokowi-Ahok. Namun mereka harus tetap percaya diri karena pendukung terbesar mereka adalah rakyat," urainya. 

Andrinof juga mengkritisi motif pengalihan dukungan parpol terhadap pasangan Foke-Nara. "Dukungan kepada Foke-Nara hanya untuk bagi-bagi kekuasaan. Bukan untuk benar-benar memperbaiki Jakarta," jelas Andrinof. 

Pada putaran pertama, PPP dan Partai Golkar beserta 16 parpol lainnya termasuk dalam jajaran pendukung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono. Akan tetapi, dengan total dukungan 18 parpol, berdasarkan rekapitulasi penghitungan perolehan suara putaran pertama KPU DKI, pasangan itu berada di posisi kelima dari enam kandidat dengan perolehan 4,6% suara. Adapun PKS adalah partai pendukung pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J Racbini yang berada pada posisi ketiga peraih suara terbanyak (11,72%). 

Andrinof mengakui, jika pasangan Jokowi-Ahok sampai memenangi Pilgub DKI, akan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap parpol pendukung Foke-Nara. (*/OL-04) 

sumber; media indonesia

You are here: Home Politik Pemilih tidak Tergantung Parpol, Jokowi-Ahok Tetap Berpeluang