Susno Duadji: Jangan Takut Dipenjara. Saya Tiga Kali Ditangkap dan Dijebloskan ke Dalam Penjara - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 

Susno Duadji: Jangan Takut Dipenjara. Saya Tiga Kali Ditangkap dan Dijebloskan ke Dalam Penjara

Addthis

SRIPOKU.COM, LAHAT - Terus meningkatnya tindak pidana kasus korupsi di Indonesia dari hari ke hari, tidak terkecuali di Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri, dimana baru-baru ini, misalnya, Bupati Banyuasin, diciduk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran diduga terlibat kasus kasus korupsi, menyita perhatian berbagai kalangan.

Tidak terkecuali mantan Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Susno Duadji, yang berkomentar keras mengenai korupsi di Indonesia.

"Saya punya dua pesan. Pertama, harus berani mengawal kasus korupsi sampai tuntas. Kedua, harus berani pula mengawal agar tidak ada orang yang dikorupsikan," tegas pensiunan jenderal berbintang tiga ini dalam sambutannya di acara Pelantikan dan Seminar Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) DPD Kabupaten Lahat, bersama Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto, di Ballroom Hotel Grand Zuri, Rabu (7/9/2016).

 

Ditegaskannya, masyarakat tidak perlu takut dalam mengawal suatu kasus korupsi jika memang memiliki bukti yang valid, sekalipun harus menghadapi konsekuensi terburuk.

Sebab untuk mengawal dan mengungkap suatu kasus korupsi itu butuh sebuah keberanian.
"Jangan takut dipenjara. Saya tiga kali ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya ini seraya menyemangati.

Sementara itu, Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto, mengatakan bahwa memberantasan korupsi tidak cukup dilakukan dengan upaya represif dan hanya dibebankan kepada KPK saja, tetapi harus melibatkan segenap komponen bangsa.

"Pasalnya, korupsi merupakan fenomena gunung es, dimana es yang tidak nampak di bawah air laut sangat lebih besar ketimbang yang ada di permukaannya. Es di bawah laut inilah yang harus ditanggulangi dengan langkah preventif dan preemtif sehingga tidak muncul ke permukaan lagi sebagai tindak pidana korupsi," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD GMPK Kabupaten Lahat, Albert Agus Topan menegaskan komitmen kepengurusannya yang dengan penuh kesadaran akan senantiasa menjalankan nilai-nilai kejujuran dan akan menanamkan kepada masyarakat sikap benci dan anti kepada korupsi.

"Mudah-mudahan pertemuan Susno dan Bibit hari ini dapat memberi makna dan menjadi momentum bagi pencegahan korupsi di negeri ini," harap Topan.

Sumber : tribunnews

You are here: Home Politik Susno Duadji: Jangan Takut Dipenjara. Saya Tiga Kali Ditangkap dan Dijebloskan ke Dalam Penjara