Pejabat Diminta Segera Laporkan Peristiwa Penting ke Presiden - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 

Pejabat Diminta Segera Laporkan Peristiwa Penting ke Presiden

Addthis

 

 

 

JAKARTA, Sekretaris Kabinet Dipo Alam mengirimkan surat edaran kepada seluruh pejabat pemerintah agar memberikan penjelasan kepada Presiden dan publik terkait isu-isu aktual yang berkembang dalam pemberitaan media massa dan social media. Surat edaran tersebut dibuat pada 19 Juli 2013 dengan Nomor SE-9/Seskab/VII/ 2013 .

Dalam situs resmi Sekretariat Kabinet, Senin (22/7/2013), surat itu ditujukan kepada para menteri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, dan pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian. Surat dikirimkan sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu.

Dalam surat tersebut, Dipo menyampaikan, jika terjadi suatu peristiwa yang berdampak strategis dan luas bagi publik, maka pejabat pemerintah harus segera memberi laporan awal kepada Presiden. Dipo memberi contoh peristiwa kabut asap akibat pembakaran lahan, kenaikan harga daging sapi dan kebutuhan pokok lain, kebakaran Lapas Tanjung Gusta di Medan, serta adanya buku pelajaran SD yang mengandung unsur pornografi.

 

"Laporan itu bisa disampaikan melalui Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, atau ADC (ajudan) Presiden sehingga laporan tersebut tersampaikan dengan cepat sesuai urgensi kejadian. Kemudian memperbaharui laporan sesuai dengan perkembangan di lapangan," tulis Dipo dalam surat tersebut.

Dipo mengatakan, dengan segera mendapatkan laporan, Presiden akan mendapatkan informasi secara lebih akurat. Jangan sampai Presiden mengetahuinya lebih dulu dari pemberitaan media massa, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Setelah melapor ke Presiden, Dipo mengingatkan kepada para menteri dan pimpinan lembaga untuk memberikan pernyataan resmi kepada publik mengenai peristiwa yang terjadi secara cepat, jelas, dan tuntas. Mereka juga harus memperbaharui informasi hingga hasil akhir.

"Pemberian penjelasan kepada publik dapat dilakukan melalui media massa, media sosial (Twitter, Facebook), dan website resmi," kata Dipo.

Beberapa waktu lalu Presiden sempat marah kepada bawahannya atas peristiwa di Lapas Tanjung Gusta dan meroketnya harga daging sapi. Terkait kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta, Presiden terlebih dulu memperoleh informasi dari tayangan media massa, termasuk televisi internasional.

Presiden juga marah atas lambannya respons para pembantunya. Hampir 10 jam pascainsiden di Tanjung Gusta, tidak ada pernyataan resmi dari pejabat terkait. Menurut Presiden, pernyataan tidak perlu menunggu sampai data lengkap.

 

Sumber : kompas

 

 

 

You are here: Home Profil Profil Pejabat Diminta Segera Laporkan Peristiwa Penting ke Presiden