Susno Duadji Soroti Jalan Lingkar Prabumulih - susnoduadji.com

susnoduadji.com

 

Susno Duadji Soroti Jalan Lingkar Prabumulih

Addthis

Susno Duadji Soroti Jalan Lingkar PrabumulihSusno Duadji Soroti Jalan Lingkar Prabumulih

PRABUMULIH --Jika sebelumnya sempat heboh di pemberitaan mantan Kabareskrim, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menjadi petani pasca pensiun. Kali ini melalui akun facebooknya pria yang sempat tenar dengan kasus Cicak vs Buaya itu menyoroti jalan lingkar Timur Prabumulih yang rusak parah hingga membuat ratusan sopir truk mengalami kesusahan.

Dalam akun facebooknya Susno Duadji dan Susno Duadji kedua, pria kelahiran 1 Juli 1954 itu menulis derita sopir angkutan batubara, kayu dan angkutan lain yang terpaksa menginap berhari-hari di ruas Jalan Lingkar Timur Prabumulih akibat kerusakan parah di jalan yang belum lama beralih status menjadi jalan negara itu.

Di dalam akun facebook itu juga Susno Duadji mengupload empat foto, masing-masing foto dirinya bersama para sopir, ratusan sopir yang antre macet, jalan rusak dan foto dirinya memegang kayu menunjukkan kerusakan jalan melebihi lebar kayu, serta foto dirinya saat meninjau jalan lingkar timur Prabumulih yang rusak parah serta antrean panjang mobil-mobil truk yang didominasi truk angkutan batubara dan truk angkutan kayu bahan baku sebuah pabrik kertas.

 

Selain itu mantan orang nomor satu di Bareskrim Mabes Polri ini membuat tulisan itu dengan judul Adakah Yang Bertanggungjawab! "Prabumulih. 'Sudah empat malam kami nunggu di sini pak, sampai hari ini mobil kami dak pacak (tidak bisa) lewat, saro (sengsara) kami, pak !'

Demikian sepotong keluhan yang disampaikan sopir dan kernet kendaraan angkutan barang yang berhenti berjejer di sepanjang jalan baik yang menuju arah Palembang maupun yang dari Palembang, semua terhenti karena jalan raya lingkar kota Prabumulih rusak parah, sopir truk tidak berani nelintas karena takut akan keselamatan jiwa dan kendaraan nya terancam," tulis Susno di akun facebooknya.

"Ada juga sopir yang mengeluh, ,,,pak uang bekal perjalanan kami untuk dua hari, kami pakai untuk empat hari, habis dan kurang, terus apa yang dapat kami berikan untuk menghidupi anak dan isteri si rumah,,, belum pikir bayar hutang pak!," lanjutnya.

Susno menjelaskan, kernet, sopir, pemilik truk mereka adalah rakyat kecil, penggerak arus barang dan jasa. Operasi mereka terhenti berarti arus perekonomian macet, tentu akan menimbulkan berbagai dampak negatif di bidang perekonomian.

"Berdasarkan obrolan dengan para sopir dan kernet ternyata pemilik truk angkutan barang kebanyakan rakyat kecil, yang membeli truk dengan cara mencicil lewat dealer, tentunya apabika menunggak pembayaran cicilan maka mobil truk nya akan ditarik oleh dealer, dan hal ini sudah sering terjadi," lanjutnya.

Susno juga menuliskan tentang pernyataan dan sepotong keluhan pemilik truk yang juga merangkap sebagai sopir yang menanyakan, saat membeli mobil membayar bea masuk, pajak kendaraan dan lainnya tetapi jalan lingkar timur tak kunjung diperbaiki.

"Dan terbetik informasi bahwa pemilik truk harus iuran untuk perbaikan jalan raya tersebut, kalau benar demikian halnya, lantas untuk apa rakyat hrs membayar pajak dan berbagai kewajiban kalau fasilitas umum seperti perbaikan jalan menjadi tanggungjawab pemilik kendaraan. Jalan lingkar kota Prabumulih ini kondisinya rusak parah sudah bertahun-tahun, belum ada tanda-tanda akan diperbaiki," tulisnya.

Adik mantan Wakil Bupati Lahat, Sukadi Duadji ini melanjutkan, terlihat agak aneh di era kemerdekaan Indonesia menjelang berusia 71 tahun masih ada jalan raya urat nadi perekonomian yang rusak parah dan sangat tidak layak dilalui kendaraan, padahal jalan bangunan baru (bukan warisan Belanda) tapi kondisinya sungguh memprihatinkan.

"Sekarang bulan suci Ramadhan ,,, dapat dibayangkan betapa menderitanya sopir dan kernit angkutan barang,,, Bagaimana arus barang keperluan bulan puasa dan hari raya ?? Entah lah !!!," keluhnya.

Susno berharap, apa yang dituliskannya dan diutarakannya di media social akun faceebooknya itu dapat terbaca oleh pihak berwenang sehingga perbaikan jalan dapat segera dilaksanakan.

"Semoga saja informasi via medsos ini terpantau oleh yang berwenang sehingga urat nadi perekonomian tidak terhenti berdenyut, dan nasib rakyat kecil ; kernet, sooir, dan pemilik truk terselamatkan," harapnya.

Sumber : tribunnews

You are here: Home Sosial Susno Duadji Soroti Jalan Lingkar Prabumulih